...

Bitcoin itu apa si?

Sederhananya, Bitcoin adalah mata uang digital tetapi tidak memerlukan pihak sentral seperti Bank, Pemerintah, atau Perusahaan untuk menjamin transaksi valid antar penggunanya.

Melainkan menggunakan kesepakatan bersama untuk memverifikasi setiap transaksi secara publik dan otomatis menggunakan algoritma, saat ini ada sekitar 15 ribu node yang memverifikasi dan mencatat setiap transaksi. Selama ribuan node ini saling tidak percaya satu sama lain, maka tidak ada transaksi yang terlewat dan tidak ada orang yang bisa curang mengubah data didalamnya.

Bitcoin tidak memerlukan informasi pengguna seperti Nama, Foto, atau Tanda Tangan. Melainkan transaksi diwajibkan untuk dipublikasi dan diverifikasi ribuan node tersebut. Setiap pengguna harus memiliki Wallet yang fungsinya mirip Rekening Tabungan, berisi Public Key  dan Private Key.

Public Key itu berfungsi seperti Nomor Rekening yang orang bisa kirim uang kedalamnya, sedangkan Private Key berfungsi sebagai kata sandi yang hanya pemilik Rekening Tabungan yang dapat memindahkan uang di Wallet tersebut.

...

Transaksi On-Chain itu apa?

Hmm, sederhananya transaksi yang dicatat setiap node Bitcoin (15 ribu node tadi). Ciri dari transaksi ini adalah bisa dilihat semua orang melalui layanan Block Explorer.

Kekurangan dari transaksi On-Chain adalah membutuhkan waktu lama untuk terkonfirmasi dan tidak efisien untuk nominal pembayaran yang kecil. Namun kelebihannya adalah sederhana karena hanya memerlukan Public Key tujuan dan tidak memerlukan koneksi internet yang stabil.

Karena kekurangan tadi, dibuatlah Jaringan Lightning (Off-Chain) yang memanfaatkan jaringan On-Chain ini yang memungkinkan menyelesaikan masalah keterbatasan transaksi, waktu yang lama, dan biaya yang tinggi.

...

Lah, trus Transaksi Lightning itu apa?

Pengembang Bitcoin berpikir ketika kita sering membeli Kopi (misal 10 ribu Rupiah) itu tidak perlu dikabarkan ke seluruh dunia (15 ribu node tadi). Melainkan cukup Penjual Kopi (misal Tejo) dan Pembeli Kopi (Wowotek) yang perlu tahu detail transaksinya.

Transaksi yang perlu dikabarkan ke seluruh dunia adalah saat Wowotek memulai transaksi dengan Tejo dan mengakhiri transaksi tersebut. Orang-orang tidak perlu tahu berapa kali Wowotek membeli kopi, yang perlu setiap orang catat adalah berapa total Wowotek harus membayar ke Tejo.

Transaksi ini juga disebut Off-Chain, karena tidak berlangsung di jaringan utama Bitcoin. Ciri dari transaksi ini adalah private, atau tidak bisa diketahui masyarakat umum. Setiap transaksi menggunakan sebuah kode Invoice yang biasanya lebih panjang dari Public Key dan hanya sekali pakai.

Kekurangannya adalah baik Tejo dan Wowotek harus selalu terhubung ke internet untuk melakukan transaksi, namun bisa diatasi dengan menggunakan Dompet Kustodial atau menyewa Lightning Node. Kelebihan Lightning adalah setiap transaksi bisa sangat murah bahkan gratis, jika kedua pihak sepakat untuk tidak menentukan biaya transaksi.

Apa itu Invoice Lightning Network?

Untuk menerima Bitcoin melalui lapisan Lightning Network, maka penerima harus memberikan invoice ke pengirim. Contoh invoice Lightning Network adalah sebagai berikut.

lnbc15u1p3v3uw2pp5lcemeh5tyg9mvpurr599plh89rsp6y2l9krquzgzwlhel430rjlsdp8v9hx7mned4hh2ueq9pmxjcfqf389qs2e9e3k72gcqzpgxqyz5vqsp5msw5978y04kd05tq9n2a7kng3420g53q9whfp2h0nvllxnd8daws9qyyssq6zd2acqdhndnluf6zj02rfww0k6772vuar2dmqmp4te47h42hw2ytunhpykzyfnj6frqn89y4hjld679skglw4fldwadmdug09rkzrspvrk88m

Umumnya, invoice akan di-encode dalam sebuah kode QR untuk memudahkan pembayaran.

Invoice Lightning bisa dibuat melalui aplikasi dompet Bitcoin yang sudah mendukung Lightning. Sebuah Invoice Lightning juga aman untuk dipublikasi karena tidak mengandung informasi sensitif.

Apa itu LNURL?

LNURL diciptakan karena pengembang Bitcoin merasa mengirim invoice setiap kali melakukan transaksi merupakan hal yang tidak praktis, dengan LNURL penerima tidak perlu lagi memberikan invoice untuk menerima Bitcoin. Penerima hanya perlu memberikan sekali kode LNURL dan pengirim bisa mengirimkan berkali-kali.

Dalam aplikasi Lightning ATM, LNURL withdraw digunakan untuk mengambil Bitcoin secara seamless setelah pembeli Bitcoin memindai kode LNURL yang dibuat oleh Lightning ATM.

Contoh dari kode LNURL adalah sebagai berikut:

LNURL1DP68GURN8GHJ7UM9WFMXJCM99E3K7MF0V9CXJ0M385EKVCENXC6R2C35XVUKXEFCV5MKVV34X5EKZD3EV56NYD3HXQURZEPEXEJXXEPNXSCRVWFNV9NXZCN9XQ6XYEFHVGCXXCMYXYMNSERXFQ5FNS

Umumnya, LNURL akan di-encode dalam sebuah kode QR untuk memudahkan proses pembayaran.

Saat ini tengah dikembangkan berbagai macam variasi baru LNURL, sebagai contoh untuk melakukan Login atau Autentikasi, dengan kata lain memungkinkan seseorang login pada sebuah situs tanpa memerlukan kata sandi.

Dompet Bitcoin Lightning Network

  • Wallet of Satoshi
    Direkomendasikan jika baru mencoba Lightning Network
  • Muun ⚠️Banyak yang melaporkan transaksi lambat
  • BlueWallet
  • Zebedee
    Halaman belum ada, membutuhkan bantuan untuk melengkapi info
  • ...(membutuhkan bantuan untuk melengkapi ) ⚠️

Apa itu Public Key?

Dalam Bitcoin, Public Key digunakan sebagai identitas sebuah dompet. Contoh dari Public Key atau biasa disebut alamat Bitcoin adalah sebagai berikut:

1A1zP1eP5QGefi2DMPTfTL5SLmv7DivfNa

Terkadang, Public Key akan di-encode dalam sebuah kode QR untuk memudahkan proses pembayaran.

Seperti namanya, Public Key bisa dilihat semua orang melalui layanan Block Explorer.

Apa itu Private Key?

Berfungsi sebagai kata sandi sebuah dompet Bitcoin, sehingga kode Private Key bersifat sangat rahasia. Ketika seseorang telah mengetahui kode Private Key maka dia bisa memindahkan atau memiliki Bitcoin dalam dompet tersebut.

Sehingga ada istilah "Not Your Keys, Not Your Coins", yang berarti jika membeli Bitcoin namun tidak memiliki Private Key, maka dipertanyakan kepemilikan Bitcoin tersebut.

Berikut merupakan contoh dari kode Private Key:

5K4pkuTyfZhM4wCFpvFQ3ZNAZJpPc7Ks4QKjvZBNFaPQei1GbyJ

Dewasa ini, beberapa dompet tidak lagi menggunakan kode Private Key, melainkan menggunakan Seed Phrase. Fungsinya sama, namun lebih sederhana karena bukan merupakan kumpulan karakter acak, melainkan 12 kata acak bahasa inggris.

witch collapse practice feed shame open despair creek road again ice least

Seed Phrase juga bersifat sangat rahasia.

Ketika Private Key atau Seed Phrase diketahui orang lain, segera buat dompet baru dan pindahkan saldo Bitcoin ke dompet baru.

Bagaimana Cara Menggunakan Lightning ATM (Mainan)?

Sederhananya, melalui langkah berikut:

  1. Siapkan dompet Bitcoin Custodial yang mendukung transaksi Lightning, pastikan juga mendukung LNURL withdaw.
  2. Buka halaman ATM, dan pilih nominal transaksi. Disarankan nominal Rp1,500 jika baru pertama kali.
  3. Selesaikan pembayaran menggunakan E-wallet yang mendukung QRIS seperti Ovo, Gopay, atau Link Aja.
  4. Tunggu proses verifikasi pembayaran, biasanya berlangsung kurang dari 10 menit.
  5. Setelah terkonfirmasi, pindai kode LNURL menggunakan dompet Lightning.
  6. Bitcoin akan sampai dalam sekejap melalui jaringan Lightning.

Berikut beberapa tutorial dari komunitas dalam bentuk video dan blog:

Kenapa dinamakan (Mainan)?

  1. Menghindari salah paham dengan Lightning ATM milik @21isenough, dan mengkhususkan untuk pengguna di Indonesia.
  2. Sebagai bentuk pengingat bahwa ATM ini hanya untuk edukasi.

Apakah Bitcoin yang dikirim Asli?

Asli dan berada di mainnet bukan testnet.

Mengapa mainnet? agar sederhana untuk pengguna baru yang belum tahu Bitcoin. Karena saya yakin tidak semua wallet bisa mengubah ke jaringan testnet.

Mengapa Biaya Tukarnya mahal?

ATM ini didesain untuk mengubah Rupiah ke Bitcoin dan langsung dikirim ke dompet masing-masing, sehingga perubahan harga Bitcoin sangat memengaruhi biaya penukaran (fee).

Biaya penukaran digunakan untuk membuat website/mesin tetap berjalan. Perubahan biaya penukaran bisa dilihat pada grafik berikut.

Kenapa Saya Jomblo?

Nah, kalau itu saya tidak tahu 😅